BANDUNG I WALIMEDIA – Ketua Pengcab Angkat Besi Kota Bandung Usdi Permana menekankan kepada atletnya untuk siap mental dan siap bertanding di pentas Popda Jabar 2023. Sebab bagaimanapun mereka baru merasakan atmosfir sebuah event yang sesungguhnya.
“Ini baru pertamakalinya kita merintis cabor angkat besi di Popda dan ini sangat penting untuk pembinaan jangka panjang. Dari sekarang sudah mulai dibina dari mulai anak SD kelas tiga sampai SMA,” ujar Usdi di venue PABBSI Jabar, komplek GOR Pajajaran, Bandung, Kamis (6/7/2023).
Usdi bersyukur pada hari pertama penyelenggaraan cabor angkat besi Popda, atlet kota Bandung sudah memperoleh 3 perunggu. Kota Bandung sendiri mengirimkan 5 atlet putra dan 3 atlet putri di cabor angkat besi Popda 2023.
“Di Popda tahun ini cabor angkat besi kota Bandung minimal menargetkan masuk 3 Besar, ini karena lawan yang dihadapi lumayan berat, misalnya ada tim PPLP Jabar dan Kabupaten Bandung,” tutur Usdi.
Karena itulah, menurut Usdi, untuk meraih medali emas dirasakan akan berat karena baik tim PPLP maupun Kabupaten Bandung sudah terbiasa bertanding di Kejurnas remaja dan junior yang pembinaannya sudah sentral. Akan halnya kota Bandung baru merintis.
“Bagi saya meraih perunggu sudah alhamdulilah karena dari awal saya katakan ke atlet bertanding saja dulu untuk mencari pengalaman. Saya melihat dari 9 bulan latihan sudah nampak ada peningkatan,” kata Usdi.
Usdi mengatakan, target dari atlet angkat besi kota Bandung yang sekarang sedang bertanding di Popda adalah Porprov. Karena itulah Popda dijadikan ajang pembinaan prestasi awal guna meraih prestasi di event-event angkat besi selanjutnya.
Di Porprov sendiri angkat besi sudah vakum tidak meraih medali emas selama 22 tahun. Namun Usdi bersyukur pada Poprov tahun kemarin mampu meraih satu medali emas.
“Tentu saya berharap atlet yang sekarang bertanding di Popda, nantinya bisa bertanding di Porprov dan minimal mampu meraih tiga medali emas,” tegas Usdi. (den)
Discussion about this post