BANDUNG I WALIMEDIA – Menyikapi aksi unjuk rasa yang dilakukan Persikad Depok yang menjadi korban kecurangan dan permainan kotor Asprov PSSI Jabar saat berkompetisi di Liga 3 Seri 2 yang kini tengah berlangsung, bos Maung Bandung FC Denni Susanto buka suara.
Menurut Denni, apa yang dilakukan Persikad adalah hal yang wajar, dan itu merupakan puncak dari akumulas rasa kecewa. Denni menilai jika kemudian Persikad akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum, itu juga hal yang wajar, supaya semuanya terang benderang.
‘Harus dibawa ke ranah hukum, karena ini jelas permainan kotor yang dilakukan oleh Asprov PSSI Jabar. Kami ingin membawa sepakbola Jabar sehat dan berprestasi. Tapi kalau kenyataannnya seperti ini jangan berharap prestasi sepakbola Jabar bisa berprestasi,” ujar Denni berapi-api.
Jika sebelumnya Maung Bandung FC mengadukan nasibnya melalui media dan diteruskan dengan delik pengaduan ke pengadilan lewat pidana dan perdata, Persikad Depok lebih keras yakni memilih ‘menggeruduk’ gedung dan Sekretariat Asprov PSSI Jabar di Jl.Lodaya Bandung seperti yang terjadi pada hari Jumat itu (30/9/2022).
Menurut Denni dengan kondisi carut marut seperti ini bukan tak mustahil akan lahir mosi tidak percaya terhadap Asprov PSSI Jabar. Bahkan Denni membandiingkan pola kerja Asprov PSSI jabar dengan Askot PSSI Kota Bandung yang menurutnya pola kerja Askot PSSI Kota Bandung jauh lebih baik.
“Betul, saya menilai kinerja Askot PSSI Kota Bandung jauh lebih baik dibanding Asprov PSSI Jabar. Askot yang menaungi 36 klub sepakbola itu mampu menakhodai jalannya kompetisi sepakbola KU 15 dan 17 tahun dengan lancar tanpa gejolak. Dan sekarang kompetisii KU 13 sedang berjalan dan hampir selesai,” ungkap Denni.
Figur H. Yoko
Jadi menurut Denni, soal kompetisi sepakbola, Asprov harus belajar dari Askot.
“Dalam penilaian saya, Askot PSSi Kota Bandung lebih mengerti soal bola. Lebih memahami juga soal kompetisi sepakbola. Jadi jangan gengsi kalau Asprov belajar memahami kompetisi sepakbola dari askot,” ujar Denni.
Dalam penilaian Denni, Ketua Askot PSSI Kota Bandung, H. Yoko Anggasurya bertangan dingin dalam mengurus Askot PSSI Kota Bandung sehingga jalannya kompetisi dan kinerja pengurusnya berjalan sangat baik, tak ada masalah dan sukses.
“Saya tahu Pak Haji Yoko itu gila bola, sehingga hal apapun dia lakukan demi bola, termasuk mengurus Askot PSSI Kota Bandung. Sayang sekali tipikal seperti pak haji Yoko tidak saya temukan di Asprov PSSI Jabar,” ujar denni. (den)
Discussion about this post