PALEMBANG | WALI MEDIA, – Warga di beberapa desa di Kecamatan Lengkiti dihebohkan dengan adanya pengerusakan baliho berisi tuliskan ucapan terima kasih dari warga Lengkiti kepada Teddy Meilwansyah mantan Pj (penjabat) Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) yang saat ini ikut bursa Pilkada 2024.
Pengerusakan baliho ucapan terima kasih atas kinerja Teddy dalam pembangunan infrastruktur di beberapa desa di Lengkiti, terjadi pasca mereka memasangnya pada Selasa kemarin.
Selang beberapa jam setelah pemasanga, tepatnya Rabu dini hari, baliho dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab diduga suruhan. Setidaknya empat baliho rusak parah. Diduga hal itu bentuk ketidak senangan oknum terhadap adanya baliho tersebut.
Sahirul Paniri salah satu warga setempat mengungkapkan, kejadian tersebut saat ini telah dilaporkan ke Polsek Lengkiti.
“Kami melihat ada empat orang yang melakukan perusakan baliho. Masing masing bertugas dua merusak baliho dan dua orang lainya hanya menunggu di sepeda motor sambil mengawasi sekitar, ” ucap Sahirul kepada wartawan Rabu pagi (2/10/2024).
Diakui Sahirul saat ini mereka telah mengantongi identitas diduga pelaku dan meminta pihak kepolisian untuk mengusir tuntas pengerusakan baliho tersebut.
“Jadi ini bukan urusan politik, kami warga di beberapa desa di lengkiti hanya mengucapkan terimakasih atas bantuan Pj OKU saat itu pak Teddy. Karena berkat beliau jalan kami mulai mulus setelah hampir 15 tahun rusak parah,”terangnya.
Hal senada disampaikan Saiful Wahid warga setempat, mereka telah menemukan bukti yang kuat terkait orang yang melakukan pengerusakan dan dalang dari kejadian itu.
“Jadi baliho yang dirusak meliputi di desa Sukaraja, Desa Gedung Pakuan, Desa Simpang empat dan Talang Ogan. Ini ada yang mendalangi kami akan usut. Oleh seba itu kepada pihak berwenang agar melakukan pengungkapan laporan yang kami berikan,”tegasnya.
Saat ini jelas dia, ratusan warga tetap siaga di beberapa desa untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. “Kami akan ke Polsek Lengkiti meminta gerak cepat polisi atas kejadian ini, ” tukasnya.(*)
Discussion about this post