BANDUNG | WALIMEDIA.ID, – Cepi Maulana santri asal pesantren Bustanul Wildan yang akhirnya bisa meraih mimpi.
Cepi santri yang sederhana memiliki impian untuk bisa bekerja di luar negeri. Akhirnya bisa terwujud.
Melalui program Santri Migran Preneur yang diinisiasi Robithoh Ma’ahid Islamiyah (RMI) Kab. Bandung berkerjasama dengan Bank Nano Syariah akhirnya bisa meloloskan salah satu santrinya.
Cepi selama dua bulan digemleng tentang bagaimana kerja di Jepang, baik dari segi bahasa, budaya dan etos kerja dan sebagainya.
Di Balai Latihan Kerja (BLK) Bustanul Wildan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, sebagai tempat awal pelatihan, Cepi meneguhkan hatinya untuk bisa bekerja di Jepang.
Cepi begitu semangat dan antusias dalam menerima materi dari pembimbing, sehingga ia menjadi salah satu santri yang menonjol di kelasnya.
“Alhamdulilah setelah belajar dari hari ke hari, saya semakin bisa, paham tentang bahasa, budaya dan cara kerja di Jepang,” kata Cepi.
Melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mirai, Cepi akhirnya bisa mewujudkan mimpinya dan dipanggil ke Istana Negara, Kamis, 27/3/2025 untuk menerima bantuan dari Baznas.
Cepi didampingi H. Endi Setiaji Ketua AP2LN Jawa Barat menuju Istana Negara dan bertemu dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
Rasa senang dan bangga pun tidak bisa dibendung dalam dirinya. Ia hanya bisa mengucap syukur atas nikmat yang telah Allah berikan.
“Alhamdulilah saya merasa senang dan bersyukur karena terpilih dan lolos untuk bisa magang kerja di Jepang,” ungkap Cepi.
Semoga Cepi Maulana sebagai alumni program Santri Migran Preneur bisa terus berjalan dan berkembang serta menjadi teladan bagi generasi berikutnya.(huzni)
Discussion about this post