Sekar Arum Rahmawati
Kamis, 16 April 2026 | 19:48 WIB
BANDUNG | WALIMEDIA.ID - Salah satu tujuan penataan halaman Gedung Sate yaitu agar aktivitas masyarakat bisa berlangsung lebih leluasa dan lancar, selain juga untuk memperlancar arus lalu lintas depan Gedung Sate atau Jalan Diponegoro.
Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, pada Rabu (15/4/2026).
Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini, sebelumnya aktivitas seperti demonstrasi di depan Gedung Sate kerap mengganggu lalu lintas. Jalan Diponegoro pun terpaksa harus ditutup saat terjadi demonstrasi sehingga mengakibatkan kemacetan.
Namun kondisi seperti itu tidak akan terjadi setelah penataan halaman Gedung Sate. Masyarakat tetap bisa menyuarakan aspirasinya di depan gedung pemerintahan Jawa Barat tersebut tanpa hambatan kendaraan.
Di sisi lain, lalu lintas pun tidak akan terganggu oleh aktivitas masyarakat di depan Gedung Sate karena akan dialihkan memutar ke depan Hotel Pullman. Kendaraan tidak dapat lagi melintas di depan Gedung Sate.
"Nanti ke depan Jalan Diponegoro tetap terbuka, tidak akan terganggu oleh kegiatan di depan Gedung Sate," ujar KDM.
KDM memastikan, penataan halaman Gedung Sate tidak akan mengubah elemen penting yang sudah ada, termasuk batu prasasti Kementerian Pekerjaan Umum di area tersebut.
Penataan halaman Gedung Sate juga akan menambah estetika area tersebut. Tinggi halaman Gedung Sate akan dibuat sama dengan halaman Gasibu sehingga terlihat lebih menyatu.
"Halamannya nanti terbuka lebih luas dan lebar," kata KDM.(red/arm)