Logo BeritaKini
PEMERINTAHAN

Bupati Kabupaten Bandung Hadiri Momen Syukuran

Penulis

Sekar Arum Rahmawati

Senin, 09 Februari 2026 | 20:14 WIB

Bupati Kabupaten Bandung Hadiri Momen Syukuran

KAB. BANDUNG | Walimedia.Id- Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimanfaatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen pers dalam menghadapi tantangan era digital. Hal itu tercermin dalam kegiatan syukuran dan silaturahmi yang digelar di Sekretariat PWI Kabupaten Bandung, Jalan Ciloa, Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, Senin (9/2/2026).


Peringatan HPN yang jatuh setiap 9 Februari menjadi pengingat sejarah panjang perjalanan pers Indonesia sebagai pilar demokrasi. Tahun ini, PWI Kabupaten Bandung mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuatyang menegaskan peran strategis pers dalam menjaga kualitas informasi sekaligus mendukung pembangunan daerah.


Ketua PWI Kabupaten Bandung, Enung D. Suzana, mengatakan peringatan HPN bukan hanya seremoni tahunan, melainkan refleksi terhadap tanggung jawab moral pers dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan beretika.


“Pers harus tetap independen, profesional, dan menjunjung tinggi etika jurnalistik. Di tengah arus digital global, konsistensi menyuarakan kepentingan publik menjadi kunci agar pers tetap dipercaya masyarakat,” ujarnya.


Menurut Enung, pers juga memiliki peran penting dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Bandung yang berlandaskan semangat Bedas. Ia berharap keberadaan pers dapat semakin dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, baik sebagai sumber informasi maupun sarana edukasi publik.


Selain isu jurnalistik, PWI Kabupaten Bandung juga menegaskan komitmennya terhadap kepedulian lingkungan. Bersama Tim Penggiat Lingkungan SOMASI, PWI telah melakukan penanaman sekitar 2.000 pohon di sejumlah wilayah sebagai bentuk nyata kontribusi insan pers dalam menjaga kelestarian alam.


Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung, Teguh Purwayadi, menyampaikan bahwa peringatan HPN tahun ini berlangsung dalam situasi tantangan fiskal daerah, menyusul adanya penurunan Transfer ke Daerah (TKD) hingga Rp1 triliun. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dihadapi dengan sinergi lintas sektor, termasuk dengan insan pers.


“Pers memiliki peran strategis dalam mendukung program nasional seperti Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat melalui pemberitaan yang mencerahkan dan konstruktif,” katanya.


Ia juga menyoroti ancaman judi online yang marak di Jawa Barat. Diskominfo, kata Teguh, membuka ruang kolaborasi dengan PWI untuk merancang program bersama guna menekan penyebaran praktik judi online melalui edukasi masyarakat.



“Di era digital, pers dituntut adaptif namun tetap elegan. Berita harus aktual, kredibel, dan bermanfaat bagi publik,” ujarnya.


Sementara itu, pegiat lingkungan Eyang Memet menilai keberadaan PWI sebagai bagian dari pentahelix pembangunan sangat penting, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan.


“Wartawan yang sehat dan bermartabat akan melahirkan karya jurnalistik yang kuat. SOMASI adalah bukti kepedulian insan pers terhadap lingkungan melalui aksi nyata,” ungkapnya.


Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa transformasi digital menjadi keniscayaan bagi insan pers di tengah perubahan global yang sangat cepat. Menurutnya, pers harus segera menyesuaikan diri agar tetap relevan dan mampu menjangkau masyarakat luas.


“Digitalisasi tidak bisa dihindari. Mau tidak mau, teman-teman pers harus melakukan transformasi agar tujuan utama pers, yaitu menjangkau pembaca dan publik, tetap tercapai,” ujarnya.


Dadang juga menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mendukung peningkatan kapasitas wartawan, khususnya melalui program pelatihan dan penguatan sumber daya manusia.


“Kami akan membantu dari sisi anggaran untuk peningkatan kapasitas teman-teman PWI agar mampu mengimbangi perkembangan global yang sangat cepat,” katanya.


Ia mengajak seluruh insan pers menjadikan peringatan HPN ke-80 sebagai titik tolak untuk melakukan pembaruan dan penyesuaian dengan ekosistem digital yang kini telah merata di tengah masyarakat.


“HPN ini harus menjadi momentum bagi pers untuk terus berkembang dan tetap dipercaya publik,” pungkasnya.


Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Bandung Dadang Supriatna, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi, Kepala Bidang Pengembangan Informasi Publik dan Komunikasi (PIKP) Diskominfo Sandy Apriatna, pegiat lingkungan Eyang Memet, Kepala SMPN 1 Soreang H. Enceng, serta perwakilan IJTI Korda Bandung Nopal beaeeta para pengurus PWI kabupaten Bandung. 

(arm)*

Bagikan Berita Ini