SUKABUMI, walimedia.com. -Harga bawang putih setiap harinya diperkirakan akan terus mengalami penaikan harga. Tiga hari sebelum memasuki ramdhan saja, harga bawang putih sudah berada di kisaran Rp52 ribu per kilogram. Dam dua hari memasuki ramadhan harga tersebut sudah dikisaran Rp80 ribu per kilogramnya.
Sementara hasil monitoring Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Industri (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, harga bawang putih berada di kisaran Rp60 ribu per kilogramnya.
“Berdasarkan monitoring yang kami lakukan di Pasar Pelita dan Pasar Gede, bawang putih berada di diangka Rp60 ribu per kilonya. Tentu saja komoditas ini terus mengalami penaikan harga,”ujar Kabid Perdagangan Diskopdagrin Kota Sukabumi Heri Sihombing kepada Neraca. Selasa, (07/05/2019).
Heri tidak bisa memastikan kapan harga bawang putih tersebut akan mengalami pernuruan. Yang jelas di bulan Ramdhan sampai lebaran nanti semua Bahan Pokok Penting (Bapokting) harus tersedia .”Kami juga akan melakukan pemantauan lebih ekstra, terutama ketersediaan komoditas. Hal itu agar tidak ada permaslahan yang bisa memebuat masyarakat cemas,”tandasnya.
Heri juga mengungkapkan, selain bawang putih yang terus memgalami penaikan harga, daging ayam juga mengalami kenaikan. Harga ayam broiler dibandrol sekitar Rp33 ribu per kilogram, kini menjadi Rp40 ribu per kilonnya.Begitu juga daging sapi dari awal Rp110 ribu/kg, setelah adanya kenaikan berada dikisaran Rp120 ribu/kg.
Sedangkan untuk bapokting (bahan pokok penting) lainya terpantau cukup stabil. Seperti beras, minyak goreng, terigu, gula, cabe dan lainya harganya masih normal.
“Barang-barang bahan pokok dan barang-barang penting strategis lainnya relatif stabil, serta fluktuasi harga masih dalam batas kewajaran. Begitu juga mengenai stok cukup tersedia, serta penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar,”kata Heri.
Pihaknya juga terus melakukan pemantauan ke Pasar-Pasar yang terdapat di Kota Sukabumi, jangan sampai terjadi kelangkaan barang atau permasalhan lainya yang bisa menimbulkan gejolak dimasyarakat.”pemantauan terus kita lakukan untuk menjamin ketersediaan dan penyalurannya aman,”pungkasnya. (ardan)
Discussion about this post