PEKANBARU | WALIMEDIA = Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau Masa Bakti 2020-2025, resmi dilantik oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Drs Firdaus MSi, Senin (21/12/2020), di Ballroom Menara Bank Riau Kepri.
Pelantikan yang digelar via aplikasi zoom itu, dihadiri oleh Sekda Provinsi Riau Riau Yan Prana Jaya yang mewakili Gubernur Riau, Ketua DPRD Riau Yulisman, Danrem 031/Wira Bima Brigjend TNI M Syech Ismed, Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang, Ketua Komisi Informasi Riau Zufra Irwan, dan Dirut Bank Riau Kepri Andi Buchari.
Menurut Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, organisasi SMSI lahir di Banten pada 7 Maret 2017 dan sudah menjadi konstituen Dewan Pers sejak 29 Mei 2020 lalu. Kini SMSI sudah beranggotakan 1.224 perusahaan media online yang tersebar di seluruh Indonesia.
“SMSI dari Riau untuk Indonesia. Artinya, SMSI tidak terpisahkan dari masyarakat Riau, dan semoga dapat menjadi mitra Pemerintah Daerah seluruh Indonesia khususnya Provinsi Riau,” kata Firdaus usai pelantikan.
Pelantikan pengurus SMSI Riau ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Dari 51 pengurus SMSI Riau yang mengikuti pelantikan secara langsung berjumlah 25 orang pengurus. Sementara yang lainnya mengikutinya secara virtual.
Dalam sambutannya, Gubernur Riau, diwakili Sekda Riau Yan Prana Jaya, berharap SMSI Riau dapat memberi kontribusi positif kepada kemajuan Riau ke depannya.
Pengurus SMSI Riau di bawah kepemimpinan ketua Novrizon Burman, sekretaris Zulmiron, dan bendahara Luna Agustin itu, juga dapat menjadi mitra Pemerintah Provinsi Riau dalam menyebarluaskan informasi pembangunan di Provinsi Riau.
Menurutnya, antara pemerintah dan media sejatinya mempunyai hubungan simbiosis mutualisme. Pemerintah dalam beberapa aspek membutuhkan media, begitu juga sebaliknya.
Pemprov Riau, sebutnya, selalu siap sedia untuk menjadi narasumber data dan informasi yang dibutuhkan. Dan kiranya media senantiasa memberikan informasi berdasarkan pada regulasi pemberitaan.
“Dengan demikian, pers termasuk media siber, tetap dipercaya oleh publik sebagai pilar demokrasi dengan menghadirkan informasi yang jujur, akurat, dan obyektif,” pungkasnya. *
Discussion about this post