BANDUNG | WALIMEDIA.ID, – Lembaga Survei Polsight merilis hasil survei preferensi politik masyarakat menjelang bergulirnya pemilihan bupati (pilbup) Bandung yang akan berlangsung pada November 2024 mendatang.
Hasilnya, pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati nomor urut 1, Sahrul Gunawan dan Gun Gunawan mendapatkan angka popularitas tertinggi dibanding dengan rivalnya Dadang Supriatna dan Ali Syakieb.
Polsight melakukan survei dengan melakukan wawancara tatap muka langsung ke tengah-tengah masyarakat dari tanggal 4 hingga 8 Oktober 2024 .
Dalam surveinya, Polsight mengambil sampel secara acak dengan melibatkan 600 responden yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung. Adapun margin of error dalam survei ini berkisar ± 4,00% dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%.
“Responden dalam survei ini diperoleh melalui metode riset Stratified-Systematic Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 600 responden yang tersebar di semua kecamatan di Kabupaten Bandung, “jelas Kiki Pratama, Analisis politik sekaligus Direktur Riset Polsight dalam keterangan pers yang diterima dobrak.co, Senin (21/10/2024).
Menurut Kiki, hasil survei Polsight berfokus pada angka popularitas dan elektabilitas masing-masing pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bandung yang akan bertarung dalam Pilkada 2024.
“Sahrul Gunawan menjadi calon yang paling populer dengan angka popularitas 98,67%, disusul Dadang Supriatna 92,67%, Ali Syakieb 79,33% dan Gun Gun Gunawan 57,67%.” jelas Kiki.
“Dari angka tersebut terlihat jelas bahwa Sahrul Gunawan ternyata lebih populer dibanding Bupati petahana Dadang Supriatna” tandas Kiki.
Sementara persentase perolehan suara pada simulasi elektabilitas, dimana pada simulasi para responden disodorkan contoh surat suara yang akan mereka coblos saat Pilkada nanti, kata Kiki, pasangan Sahrul-Gun Gun mendapatkan angka tertinggi sebesar 49,50%. Sementara Dadang-Ali Syakieb mendapatkan 4,50%.
“Pada simulasi elektabilitas, pasangan Sahrul–Gun Gun unggul dengan angka 49,50% sementara pasangan Dadang–Ali Syakieb hanya mendapatkan suara sebesar 46,00% saja dan masih ada 4,50% responden yang belum menentukan pilihan.” jelas Kiki.
Kiki menjelaskan terkait sebaran suara masing-masing pasangan calon berdasarkan jenis kelamin dan usia para pemilih, maka mayoritas pemilih Sahrul-Gun Gun berasal dari kalangan perempuan.
“Dilihat dari sisi gender, pemilih pasangan Sahrul–Gun Gun ternyata mayoritas adalah perempuan, sementara Dadang–Ali Syakieb mayoritas pemilihnya adalah laki-laki” jelas Kiki.
“Meskipun sama-sama berlatar belakang seorang artis, ternyata sosok Sahrul Gunawan masih disukai dan dipilih oleh ibu-ibu Kabupaten Bandung dibandingkan dengan Ali Syakieb” lanjut Kiki.
Dilihat dari segi usia atau generasi, maka mayoritas pemilih pasangan Sahrul–Gun Gun
adalah responden usia 17 sampai dengan 44 tahun atau kalangan Gen Z dan Milenial. Sementara Dadang–Ali Syakieb mayoritas pemilihnya adalah usia 45 s.d. 65 tahun ke atas (Gen X & Baby Boomer).
“Sekitar 60% pemilih di Kabupaten Bandung memang berusia 17 s.d. 44 tahun dan Sahrul-Gun Gun berhasil memikat hati para pemilih di rentang usia muda tersebut. Itulah yang
membuat pasangan Sahrul–Gun Gun bisa unggul dari Dadang–Ali Syakieb” lanjut Kiki.
Terakhir, Kiki menjelaskan bahwa angka elektabilitas tersebut tentu saja masih
mungkin berubah, mengingat masih ada 37,87% responden yang menyatakan masih mungkin untuk merubah pilihannya.
Oleh karena itu, ia berharap dengan sisa masa kampanye yang masih ada, setiap paslon untuk memaksimalkan potensi untuk meyakinkan pemilihnya.
“Masa kampanye yang tinggal tersisa 35 hari ini tentu harus dimaksimalkan oleh kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk meyakinkan para pemilihnya,”pungkasnya.(*)
Discussion about this post