Logo BeritaKini
bolt Terkini
OLAH RAGA

Bandung Perkuat Sport Tourism Lewat Bandoeng 10K dan Kolaborasi Empat Kota

R

Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 | 19:27 WIB

Bandung Perkuat Sport Tourism Lewat Bandoeng 10K dan Kolaborasi Empat Kota

WALIMEDIA | BANDUNG – Ajang lari Bank BJB Bandoeng 10K kembali menunjukkan perannya tidak hanya sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga sebagai penggerak sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Event yang menjadi bagian dari The Ultimate 10K Series ini dinilai mampu mempererat kolaborasi antarkota sekaligus memperkuat citra Bandung sebagai destinasi sport tourism.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa penyelenggaraan Bandoeng 10K merupakan bagian dari upaya pembangunan kota yang mengintegrasikan olahraga dengan pariwisata. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan manfaat luas, termasuk menjadi sarana evaluasi dan pengembangan infrastruktur perkotaan.

“Melalui event sport tourism, kita mendapatkan banyak masukan mengenai kebutuhan infrastruktur yang lebih baik dan lebih ramah bagi masyarakat,” ujar Farhan saat konferensi pers Bank BJB Bandoeng 10K di Balai Kota Bandung.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur kota ke depan harus mampu mengakomodasi seluruh pengguna jalan, mulai dari pejalan kaki, pelari, pesepeda, hingga penyandang disabilitas. Kehadiran ruang publik yang nyaman dan aman dinilai menjadi salah satu indikator kota yang sehat dan modern.

Farhan juga mengapresiasi konsep The Ultimate 10K Series yang melibatkan empat kota besar, yakni Bandung, Tangerang, Semarang, dan Surabaya. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah inovatif dalam mengembangkan event olahraga nasional yang berdampak langsung pada daerah.

“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa sport tourism dapat menjadi kekuatan bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan promosi kota,” katanya.

Pemerintah Kota Bandung, lanjut Farhan, siap mendukung dan berpartisipasi dalam seluruh rangkaian seri yang digelar di kota-kota lainnya sebagai bentuk komitmen memperkuat sinergi antardaerah.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo, mengungkapkan bahwa jumlah peserta Bandoeng 10K tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Dari sekitar 3.000 peserta pada penyelenggaraan sebelumnya, kini bertambah menjadi 4.000 pelari.

Menurut Adi, meningkatnya jumlah peserta turut memberikan efek berganda terhadap sektor ekonomi dan pariwisata. Banyak peserta yang datang bersama keluarga, menginap di hotel, berwisata, hingga berbelanja selama berada di Bandung.

“Dampaknya sangat terasa bagi sektor pariwisata. Kehadiran ribuan peserta tentu ikut menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan tahun ini berlangsung lebih baik dengan dukungan cuaca yang kondusif, lintasan yang tertata dan steril, serta antusiasme warga yang memadati sepanjang rute perlombaan.

Tak hanya menawarkan pengalaman berlari, Bandoeng 10K juga menghadirkan Ultimate Medal, penghargaan khusus bagi pelari yang berhasil menyelesaikan seluruh seri lomba di empat kota penyelenggara. Program ini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkuat posisi Bandoeng 10K sebagai bagian dari ekosistem lari nasional yang berbasis kolaborasi dan keberlanjutan.



Bagikan Berita Ini