Logo BeritaKini
bolt Terkini
REGIONAL

Fenomena Teror Pocong Resahkan Warga, Kabid Humas Polda Jabar: Kebablasan!

R

Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:34 WIB

Fenomena Teror Pocong Resahkan Warga, Kabid Humas Polda Jabar: Kebablasan!


BANDUNG | WALIMEDIA.ID, - Jajaran siber dan intelijen Polda Jawa Barat (Jabar) kini tengah mendalami sejumlah akun pengunggah video horor teror pocong yang belakangan marak di media sosial. 


Dari hasil penelusuran digital menunjukkan mayoritas konten ketuk pintu rumah warga yang viral belakangan ini murni merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), vlog setingan, dan aksi jahil kelompok remaja.


“Fenomena prank pocong di kampung atau pos ronda sebenarnya dulu pernah ada. Namun, untuk kejadian yang viral saat ini, dampaknya sudah sangat kebablasan karena menimbulkan ketakutan kolektif dan meresahkan warga di beberapa daerah,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan dalam keterangan resminya, Selasa (26/5/2026).


Menurut Kabid Humas Kombes Hendra, dampak dari disinformasi visual ini ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata. Akibat narasi liar tentang teror pocong di media sosial, ketertiban umum mulai terganggu secara nyata. 


Di sejumlah wilayah, warga yang ketakutan bahkan mulai melakukan ronda malam secara berkelompok dengan membawa senjata tajam atau pemukul karena cemas saat harus melintas di area yang diisukan angker.


“Ini betul-betul sudah mengganggu ketertiban masyarakat. Karena itu, langkah pertama kami adalah mendatangi para kreator konten tersebut untuk diberikan imbauan keras dan pembinaan di tempat,” tegas Kombes Hendra.


Polda Jabar juga memperingatkan para netizen dan pembuat konten untuk tidak bermain-main dengan isu kamtibmas. Pihak kepolisian memastikan tidak akan segan-segan menyeret para pelaku ke ranah hukum pidana jika konten bohong yang mereka produksi terbukti secara sengaja mengganggu ketertiban umum atau memicu keonaran.


Selaras dengan program unggulan kamtibmas di Bumi Pasundan, Polda Jabar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan dan menyaring setiap informasi misteri yang beredar di gadget masing-masing.


“Mari bersama-sama kita implementasikan semangat Sauyunan Jaga Lembur untuk menjaga situasi kamtibmas di lingkungan kita tetap aman, tertib, dan kondusif tanpa dibayangi hoaks yang menakut-nakuti publik,” pungkasnya.(red)


Bagikan Berita Ini