Logo BeritaKini
bolt Terkini
PEMERINTAHAN

Lokasi Paling Parah Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang, Dirilis BPBD Cimahi

K

Kiki Marzuki

Sabtu, 11 April 2026 | 06:44 WIB

Lokasi Paling Parah Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang, Dirilis BPBD Cimahi
BPBD Kota Cimahi. (Istimewa)

WALI MEDIA | Kota Cimahi - Hujan badai yang melanda Kota Cimahi pada Jumat kemarin, meninggalkan jejak kerusakan di empat titik berbeda yang tersebar di wilayah Kecamatan Cimahi Selatan. Peristiwa ini mengakibatkan kerugian materiil mulai dari rusaknya bangunan warga, kendaraan, hingga fasilitas umum.

 

Berdasarkan data dari tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kota Cimahi, tingkat kerusakan di setiap lokasi bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang.

 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, memaparkan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi pada siang hari itu memicu sejumlah insiden. Mulai dari atap bangunan yang lepas terbawa angin hingga pohon-pohon besar yang tumbang dan menimpa properti warga maupun kendaraan.

 

"Intensitas hujan yang sangat tinggi dibarengi hembusan angin kencang menyebabkan atap bangunan terlepas dan pohon tumbang menimpa kendaraan serta bangunan," ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2026).

 

Pihak BPBD rincian lokasi dan kondisinya wilayah yang rusak akibat hujan dan angin kencang yaitu pertama di Jalan Melong Tengah RT02/04, Atap berbahan spandek terlepas dan menimpa rumah tetangga. Kejadian ini berdampak pada penghuni dua rumah tersebut sebanyak 2 KK (6 orang) dengan kerusakan ringan dan kerugian diperkirakan sekitar Rp5 juta.

"Kemudian di Komplek Pharmindo, Jalan Rorojongrang Barat RT03/36, Sebuah pohon Pepaya Jepang tumbang tepat di atas kendaraan yang diparkir. Kerugian material pada kendaraan ditaksir sekitar Rp500 ribu.

Ketiga, berlokasi di Jalan Raya Cibeureum RT06/04, yang mana Pohon Angsana raksasa tumbang dan menimpa tiang listrik serta lampu jalan (PJU), sempat mengganggu kelancaran lalu lintas. Kerugian aset daerah di sini mencapai Rp10 juta.

"Terakhir yang mengalami kerusakan yang cukup signifikan di Jalan Raya Cibeureum No. 45 RT01/04 ada Pohon Petai tumbang menimpa bangunan saung joglo dan tembok pembatas perusahaan. Pada area seluas 30 meter persegi dengan estimasi kerugian mencapai Rp18 juta.

 

Pihak BPBD Hingga saat ini, sudah melakukan evakuasi dan pembersihan di sebagian besar lokasi. Namun, penanganan di area saung joglo masih dalam proses penyelesaian terkait kendala teknis di lapangan.

 

Secara total, kerugian akibat bencana ini mencapai sekitar Rp33,5 juta. Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan dalam kejadian ini, dan situasi di lokasi tetap aman dan terkendali.

 

"Kami juga mengimbau kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk lainnya. Masyarakat disarankan untuk memeriksa kondisi bangunan dan tanaman di sekitar rumah agar lebih aman dan meminimalisir risiko kerusakan di kemudian hari," pungkasnya. (K12)

Bagikan Berita Ini