SUKABUMI,Walimedia.com – Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi akan menunda dulu bantuan dana bergulir untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Hal itu menurut Walikota Sukabumi Achmad Fahmi sedang dilakukan evaluasi.”Untuk sementara, tahun ini bantuan dana bergulir bagi UMKM kita tunda dulu, karena kami sedang melakukan tahap evaluasi,”ujar Fahmi. Selasa,(12/02/2019).
Apalagi lanjut Fahmi, bantuan untuk para pelaku usaha (UMKM) lewat program dana bergulir yang disimpan di bank milik pemkot sukabumi tersebut, harus menggunakan anggunan. Sementara, Pemkot menginginkan tidak mau ada anggunan.”Pinjaman lewat perbankan pasti harus menyerahkan anggunan. Makanya kami menunda dulu program dana bergulir tersebut,”aku fahmi.
Untuk solusinya, para pelaku usaha bisa memanfaatkan program kelurahan entrepreuneurship center (Kece). Progam ini untuk memunculkan wirausaha muda per kelurahan di Kota Sukabumi dengan kemandirian.
Selain program Kece, lanjut Fahmi, para UMKM juga bisa memimjam modal untuk kemajuan usahanya lewat kredit anyelir. Sebab kata Fahmi, kredit anyelir ini salah satu program yang difokuskan untuk membantu pembiyaan UMKM di tingkat kelurahan.”Kedua program tersebut baik Kece ataupun kredit anyelir tujuan sama untuk memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam segaia permodalan, termasuk menciptakan wira usaha muda,”akunya.
Bahkan kata Fahmi bisa juga dikolaborasikan dengan program Mesra (Mesjid Sejahtera). program tersebut sudah berjalan dengan Bank BJB. Sehingga bagi masyarakat yang membutuhkan bisa mengakses program mesra tersebut. Tapi, program ini harus berkelompok, minimal 5-10 orang satu kelompoknya dan maksimal bisa mendapatkan bantuan modal per orang sekitar Rp5 juta.”Tapi untuk mendaptkan bantuan dari program Mesra ini harus koordinasi dengan DKM mesjid tempat,”terang Fahmi.
Yang jelas berapa program tersebut hadir merupakan suatu bentuk kepedulian pmerintah untuk membantu dan mendorong semua pelaku usaha yang ada di Kota Sukabumi lebih maju lagi.”Pemerintah harus bantu dan mendorong para pelaku usaha kita agar lebih maju dan berkembang,”pungkas Fahmi. Ardan
Discussion about this post