Redaksi
Rabu, 15 Juli 2026 | 18:24 WIB
BANDUNG | WALIMEDIA.ID, - Bunda PAUD (pendidikan anak usia dini) Kecamatan Cimenyan, Sri Hety P. Solihin mengaku bahagisa bisa bertemu dengan para guru, orang tua murid Kelompok Bermain (KB) Madrosati Jannati Kelurahan Padasuka.
Rasa gembiranya itu ia ungkapkan saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) MPLS tahun 2026 bersama Camat Cimenyan Solihin, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Ganjar Gandara, Penilik PAUD Cimenyan Cucu Supriadi, serta sejumlah pimpinan organisasi kemitraan pemerintah (ormit).
"Kami merasa senang bertemu ibu guru dan bunda-bunda, orang tua murid kelompok bermain Madrosati Jannati, terutama yang sudah rela mengantarkan anak-anaknya di hari pertama masuk sekolah," aku Sri Hety.
Menurut Sri Hety, program wajib belajar 13 tahun, dimana setahun diantaranya menimba ilmu di PAUD, maka betapa bahagianya seorang anak jika ke sekolah di masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) diantar oleh orangtuanya.
"Dan sekarang saya melihat banyak orang tua yang mengantarkan anak-anaknya ke sekolah. Kebahagiaan anak-anak adalah kebahagiaan orang tua, termasuk juga kebahagiaan kami selaku pemerintah," jelas Sri Hety.
Sementara Kepala KB Madrosati Jannati, Rosmiati juga mengaku gembira atas kunjungan Bunda PAUD Kecamatan Cimenyan bersama Camat Cimenyan Solihi beserta rombongan.
Kehadiran Bunda PAUD dalam rangka monev MPLS tahun 2026 ke sekolahnya sebagai bukti besarnya perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, terutama bagi lembaga PAUD.
"Kami merasa terhormat mendapat kunjungan dari bunda paud Cimenyan, pak camat Cimenyan beserta jajaran, serta dari dinas pendidikan kabupaten Bandung. Hatur nuhun atas kunjungannya," katanya.(red)