Kiki Marzuki
Senin, 18 Mei 2026 | 12:22 WIB
WALI MEDIA | Cimahi - Sebuah babak baru pembangunan bangsa mulai ditorehkan. Program strategis nasional gagasan Presiden Republik Indonesia, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), akhirnya mulai mewujud nyata. Di tengah semangat gotong royong, pembangunan koperasi ini kini berjalan pesat di berbagai penjuru negeri, termasuk di Kota Cimahi, sebagai bukti nyata penguatan ekonomi yang berpijak langsung di tengah masyarakat.
Momen bersejarah ini terjadi serentak di 1.061 titik di seluruh Indonesia pada Sabtu, 16 Mei 2026. Peresmian dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring, mengirimkan pesan harapan yang sama ke seluruh daerah. Khusus untuk wilayah Jawa Barat, kegiatan utama digelar meriah di kawasan Cilame Permai, Kabupaten Bandung Barat—menjadi pusat langkah besar ini bagi warga Jabar.
Suasana kebanggaan begitu terasa saat sejumlah pemimpin daerah dan tokoh penting hadir bersatu. Di antaranya Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat H. Muhammad Mahdi, jajaran Forkopimda, hingga Kepala Desa Cilame Aas Mohamad Asor. Semua berdiri bersama, satu tujuan: memajukan kesejahteraan rakyat.
Di Jawa Barat saja, sebanyak 110 unit koperasi telah selesai dibangun dan siap beroperasi, bagian dari 1.061 unit yang diresmikan secara nasional. Kini, pembangunan terus digulirkan secara bertahap ke setiap kota dan kabupaten, menjangkau lebih banyak masyarakat.
Bagi Kota Cimahi, langkah awal dimulai dari kawasan Kampung Cirendeu. Lokasi ini dipilih bukan tanpa alasan—karena kesiapan wilayah dan antusiasme warga yang dinilai paling matang untuk menjadi pelopor.
“Kami menargetkan, pada Juni 2026 nanti, koperasi tahap pertama ini sudah beroperasi penuh. Kehadirannya harus menjadi nyawa baru penggerak ekonomi di tingkat kelurahan,” tegas Wali Kota Cimahi Ngatiyana dengan penuh harap.
Perjuangan tentu tak lepas dari tantangan. Karakter geografi etas Cimahi yang padat dan terbatas menjadi ujian tersendiri dalam menyiapkan lahan pembangunan. Namun, hal itu tak menyurutkan tekad pemerintah daerah.
“Kendala ada, namun semangat tak pernah surut. Kami telah menyiapkan sejumlah lokasi strategis untuk tahap selanjutnya, agar program ini terus berlanjut hingga menjangkau seluruh penjuru kota,” ucapnya mantap.
Di akhir pernyataannya, ia menegaskan harapan besar dari kehadiran program ini. “Koperasi Merah Putih bukan sekadar bangunan, tapi pondasi kemajuan. Ia akan membuka peluang usaha baru, memperkuat peran warga, dan menumbuhkan ekonomi yang kokoh dari bawah, demi masa depan yang lebih cerah bagi kita semua.” (k12)