BANDUNG | WALIMEDIA.ID,- Untuk menarik minat seseorang untuk orang sehingga melihat, membaca, bahkan membeli produk barang atau jasa, dapat diperlukan berbagai cara. Termasuk dengan cara yang dilakukan penjual lahan yang satu ini.
Prof Dr Acep Iwan Saidi, seorang tenaga pengajar di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang hendak menjual tanah atau lahan warisan orang tuanya.
Dengan menggunakan kalimat berupa teks iklan agak nyeleneh, guru besar Semiotika dan Desain FSRD (Fakultas Seni Rupa dan Desain) ITB ini menawarkan barang berupa lahan di kawasan wisata Pangandaran, Jawa Barat.
"Dijual Tanah Lokasi Strategis".
"Dijual sebidang tanah dengan luas:1400 meterpersegi dengan status: SHM (sertifikat hak milik) yang berlokasi di Jalan Pangandaran-Parigi-(Cusen)- Kabupaten Pangandaran dengan harga Rp 1,2 miliar".
"Adapun lokasi tanah terletak di pinggir jalan utama Pangandaran-Parigi. Sangat bagus untuk toko, rumah-makan, kantor, maupun rumah tinggal . Lingkungan mendukung dan tanah (lahan) sudah dibenteng".
Di alinea awal teks iklan promosinya, Kang Ais-demikian ia akrab disapa, terbaca sebuah kalimat penawaran atau iklan yang biasa saja. Tidak ada hal yang terkesan main-main dalam menawarkan lahan yang hendak dijualnya.
Akan tetapi, di bagian akhir terdapat rangkaian teks iklan yang diluar dugaan atau unik: "Dimakan Ayah Mati Tidak Dimakan Ibu Mati".
Tentu saja kata-kata diuar kebiasaan itu menimbulkan hasrat orang untuk membaca, sekaligus mempertanyakan keseriusan iklan tersebut. Serius kah Kang Ais akan melepas lahan warisan orang tuanya?
"Serius (dijual). Lokasi strategis," kata Ais, Rabu (26 Agustus 2026).
"Kalau berminat membeli lahan silakan hubungi nomor kontak yang tertera di brosur yang sudah disebar di media, termasuk media sosial," sambungnya.
Nah, jika Anda membaca artikel ini dan berminat membeli lahan yang ditawarkan Kang Ais, bisa menghubungi nomor kontak 0813 2406 100 atau 0812 2220 2040.(*)
Galang Solidaritas untuk Korban Gempa NTT, Terkumpul Bantuan Awal Rp1 Miliar
Bandung Macet Akibat Proyek BRT, Farhan Minta Maaf
Gempolin Jadi Senjata Gempol Sari Tekan Sampah Organik
Bank bjb Kembali Gandeng Kerjasama dengan Persib Bandung Bawa Semangat Kebersamaan
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp916.392.233 kepada 470 Penerima Manfaat
Dukung jurnalisme independen kami dengan memindai kode QRIS di bawah ini melalui aplikasi e-wallet atau m-banking kesayangan Anda.
Terima kasih banyak atas apresiasi & dukungan Anda!