Logo BeritaKini
bolt Terkini
Viral Kecelakaan Maut KRL Commuter Line Tewaskan Pelajar
VIRAL

Viral Kecelakaan Maut KRL Commuter Line Tewaskan Pelajar

person

Wartawan

Redaksi

Editor

Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:22 WIB


JAKARTA | WALIMEDIA.ID, - Beredar video di media sosial, yang memperlihatkan insiden kecelakaan maut yang dialami seorang pelajar di dekat Stasiun Kalideres, Jakarta Barat, pada Kamis, 20 Agustus 2026 pagi ini.


Dilaporkan siswa asal Kalideres itu tertemper KRL Commuter Line saat melaju pada jalur Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper.


Peristiwa itu kini telah dikonfirmasi oleh KAI Commuter melalui akun media sosial X, @CommuterLine, pada hari yang sama.


KAI menuturkan adanya keterlambatan perjalanan KRL Lintas Tangerang, karena proses evakuasi korban masih berlangsung.


"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Lintas Tangerang sehubungan KA 1914A (Duri-Tangerang) tertemper sepeda motor di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper," tulis KAI.


"Perjalanan Commuter Line saat ini masih dalam proses evakuasi kendaraan sepeda motor yang menghalangi jalur dan pengecekam rangkaian KA," tambahnya.


KAI lalu mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. 


"Pembaruan informasi diupdate seiring dengan perkembangan di lokasi," tambahnya.


Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden memilukan yang menimpa seorang pelajar di Kalideres ini bermula? Berikut ulasannya.


Terjadi di Dekat Tembok Pembatas Rel


Berdasarkan laporan yang beredar, pelajar yang tewas tertemper KRL di dekat Stasiun Kalideres, pada Kamis, 20 Agustus 2026 sekitar pukul 07.20 WIB


Dalam unggahan Instagram @warga.jakbar, dilaporkan kejadian tersebut terjadi di sekitar tembok pembatas jalur lintasan kereta api. 


"Kejadian terjadi di sekitar area tembok bolong Semanan," tulis postingan tersebut.


"Kereta yang melintas disebut menuju arah Poris, sementara perjalanan KRL menuju Stasiun Duri terdampak dan mengalami keterlambatan," sambungnya.


Warga Histeris: Tolong-tolong, Pak!


Dalam video lainnya yang beredar, tampak pula sejumlah warga turut membantu evakuasi korban di lokasi. 


"Ya Allah, tolong-tolong pak," teriak seorang warga dalam rekaman amatir yang dibagikan akun Instagram @jakartainfoketerkini.id, pada Kamis, 20 Agustus 2026. 


Terlihat pula warga sekitar bersama petugas langsung berupaya melakukan evakuasi terhadap korban di sekitar jalur lintasan kereta.


​Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berada pada area perlintasan kereta api.


Hal tersebut, dapat dilakukan dengan tidak beraktivitas di dekat jalur rel, dan memastikan area aman sebelum melintas.*


forum Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.