Logo BeritaKini
bolt Terkini
REGIONAL

Wali Kota Ungkap Penyebab Banjir di Sejumlah Titik di Kota Bandung

R

Redaksi

Kamis, 16 April 2026 | 07:38 WIB

Wali Kota Ungkap Penyebab Banjir di Sejumlah Titik di Kota Bandung
Penataan daerah aliran sungai di Kota Bandung.(Foto: humas)


KOTA BANDUNG | WALIMEDIA.ID - Selain dipicu cuaca ekstrem, tumpukan sampah di saluran air dan sungai menjadi faktor dominan yang memperparah terjadinya banjir di sejumlah titik di Kota Bandung.


Demikian diungkapkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Pendopo Kota Bandung, pada Senin, 13 April 2026.


Menurutnya, volume sampah yang menyumbat aliran air terbilang sangat besar. Bahkan, dalam satu hari petugas berhasil mengangkut hampir 300 meter kubik sampah dari sungai.


“Banjir kemarin itu selain karena cuaca ekstrem juga karena saluran pembuangan banyak tersumbat sampah. Jumlahnya sangat besar,” katanya.


Farhan memastikan, infrastruktur pengendali banjir seperti kolam retensi sebenarnya berfungsi dengan baik. Namun, luapan tetap terjadi karena aliran sungai terhambat oleh sampah yang menumpuk.


“Kolam retensi berfungsi tapi yang meluap itu sungainya. Karena rata-rata tersumbat sampah,” ujarnya.


Melihat kondisi tersebut, Pemkot Bandung kini fokus pada penanganan cepat dengan mengangkut sampah dari sungai. Farhan menyebut, setelah sampah diangkat air relatif cepat surut menandakan kapasitas sistem yang ada masih memadai jika aliran tidak terganggu.


Sebagai langkah lanjutan, Farhan berencana memperkuat peran petugas kebersihan. Ia menilai, penanganan sungai tidak bisa hanya mengandalkan satu dinas melainkan perlu pelibatan lebih banyak personel dengan dukungan insentif yang memadai.


“Kita akan berdayakan gober ditambah tugasnya dan tentu kita upayakan ada penambahan insentif. Ini sedang kita hitung dalam APBD,” jelasnya.


Kolam Retensi Bukan Prioritas


Farhan juga menyatakan, pembangunan kolam retensi baru bukan menjadi prioritas utama saat ini. Menurutnya, tanpa pengelolaan sungai yang baik, penambahan infrastruktur tidak akan efektif.


“Percuma bikin kolam retensi sebanyak mungkin kalau sungainya tidak dikelola. Air tetap meluap karena pendangkalan dan sampah,” katanya.


Oleh karena itu, Pemkot Bandung berencana melakukan revitalisasi sungai secara menyeluruh sebagai solusi jangka panjang. 


Farhan berharap, upaya ini dapat mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan khususnya ke aliran sungai.


“Mudah-mudahan segala upaya yang telah kita lakukan bisa mengurangi risiko banjir dan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke aliran sungai,” tuturnya. (red)


Bagikan Berita Ini