BANDUNG WALIMEDIA – Cabang olahraga taekwondo siap meraih prestasi maksimal di arena Popda Jabar 2023. Hal tersebut dikatakan Ketua Pengcab Taekwondo Kota Bandung Dedi Heryadi di sela-sela pertandingan cabor taekwondo Popda yang digelar di GOR Futsal ITB Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Minggu (2/7/2023).
“Tentunya disetiap kegiatan kita selalu ingin yang terbaik, termasuk di pentas Popda yang sekarang sedang berlangsung . Sejauh ini anak-anakpun sudah melakukan pemusatan latihan. Mudah mudahan bisa meraih hasil yang terbaik sekaligus menciptakan sejarah buat taekwondo kota Bandung, yaitu bisa meraih juara umum Popda Jabar 2023,” ujar Dedi.
Menurut Dedi ,di ajang Popda ini taekwondo kota Bandung mengirimkan tiga atlet poomsae dan 18 atlet kyorugi. Untuk putra ada 10 atlet kyorugi dan putri ada 8 atlet. Sedangkan untuk poomsae atau jurus ada 2 atlet putra dan seorang atlet putri.
“Kita tidak ikut tiga kelas, masing-masing kyorugi tidak ikut di dua kelas dan satu kelas di freestyle putri. Alasan tidak ikut di tiga kelas itu, kita real saja karena kekuatan lawan lebih baik, dan soal atlet, kita sulit untuk mencari SDM nya untuk memenuhi kuota 100 persen,” ungkap Dedi.
Disebutkan Dedi, cabor taekwondo kota Bandung di Popda tahun ini mengincar 7 medali emas. Adapun atlet taekwondo yang tampil di Popda adalah tiga orang yang pernah bermain di ajang Porprov tahun kemarin dan sisanya sebanyak 18 atlet merupakan muka baru semuanya.
“Mereka memiliki keinginan untuk mempromosikan dirinya sendiri ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu tentu kami berharap setelah mereka tampil di Popda pada saatnya nanti bisa tampil di ajang Porprov 2026,” papar Dedi.
Soal pembinaan taekwondo di kota Bandung yang dinilai berhasil, Dedi mengatakan pembinaan yang berhasil itu salah satunya lewat ajang kompetisi resmi dan melakukan seleksi internal yang berkelanjutan.
“Atlet taekwondo kota Bandung yang tampil di Popda tahun ini adalah anak-anak terbaik yang kita pilih, tapi juga bukan berarti yang tidak terpilih tidak atau kurang baik, sebab semuanya menyangkut ketersediaan kuota,” kata Dedi. (den)
Discussion about this post