BANDUNG | WALIMEDIA.ID, - Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat budaya literasi masyarakat melalui penyelenggaraan Festival Literasi Kota Bandung 2026 yang mengusung tema “Membaca Bandung: Sains dan Teknologi”.
Festival yang digelar di Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung ini menghadirkan beragam kegiatan edukatif, pameran literasi, pertunjukan seni, hingga peluncuran aplikasi perpustakaan digital sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan.
Kehadiran inovasi digital tersebut menjadi salah satu langkah Pemkot Bandung dalam menyesuaikan layanan perpustakaan dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan masyarakat saat ini. Melalui aplikasi perpustakaan digital, masyarakat dapat mengakses koleksi bacaan secara lebih mudah, praktis, dan fleksibel melalui perangkat digital.
Antusiasme pengunjung, khususnya generasi muda, terlihat sejak hari pertama penyelenggaraan. Salah seorang pelajar SMKN 10 Bandung, Billy Hansel.
Ia mengaku tertarik mengikuti Festival Literasi karena dapat mengenal lebih dekat layanan perpustakaan digital yang dinilai memudahkan masyarakat memperoleh referensi bacaan.
“Sebagai orang yang suka menulis puisi dan lagu, saya membutuhkan banyak referensi. Kehadiran aplikasi perpustakaan digital ini sangat membantu saya mencari referensi dengan cepat tanpa harus datang langsung ke perpustakaan,” ujarnya.
Billy juga mengapresiasi konsep Festival Literasi yang tidak hanya menghadirkan buku, tetapi juga pameran dan pertunjukan seni yang menunjukkan bahwa literasi memiliki keterkaitan dengan kreativitas, budaya, dan pengembangan potensi generasi muda.
Ia berharap festival serupa dapat terus diselenggarakan setiap tahun sehingga semakin banyak anak muda yang tertarik menjadikan membaca sebagai kebiasaan.
Sementara itu, Duta Baca Pelajar Kota Bandung, Satria Setiawan menilai, Festival Literasi tahun ini berlangsung lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, beragam pameran, materi edukatif, dan aktivitas interaktif mampu memberikan pengalaman baru sekaligus meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap dunia literasi.
Ia berharap budaya literasi di Kota Bandung terus meningkat hingga menjadi yang terbaik di Jawa Barat bahkan di tingkat nasional.
“Literasi tidak hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga kemauan untuk terus belajar. Cobalah datang ke perpustakaan dan membaca buku yang disukai. Dari kebiasaan kecil itu, minat membaca akan tumbuh dengan sendirinya,” tuturnya. (red)
Local Pride, Vinedrip Masterpiece Racik Sepatu Lokal dengan Sentuhan Modern
Vinedrip Masterpiece Hidupkan Kembali Kejayaan Cibaduyut Lewat Inovasi Footwear
Seorang MC Harus Miliki Karakter dan Nilai Kejujuran
Duta Baca Bandung 2026: Dari Ajang Literasi Menuju Gerakan Mencerdaskan Masyarakat
Beyoutiful by dr. Tompi Resmi Hadir di Kota Bandung
Dukung jurnalisme independen kami dengan memindai kode QRIS di bawah ini melalui aplikasi e-wallet atau m-banking kesayangan Anda.
Terima kasih banyak atas apresiasi & dukungan Anda!