BOGOR | WALIMEDIA.ID, – Polsek Bogor Barat bergerak cepat menyelidiki rekaman video viral yang beredar luas di media sosial mengenai narasi dugaan tindakan pelecehan terhadap seorang pemotor wanita oleh tiga pria.
Investigasi taktis langsung digelar oleh petugas guna meluruskan disinformasi serta memastikan kronologi peristiwa hukum yang sebenarnya di lapangan.
Petugas kepolisian dari Unit Reskrim bersama Bhabinkamtibmas telah melakukan penelusuran fakta objektif, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.
Kapolsek Bogor Barat, AKP Didin Komarudin, mengonfirmasi bahwa insiden yang melibatkan tiga pria dan dua wanita di dalam video tersebut memang benar terjadi.
Peristiwa itu berlokasi di kawasan pemukiman Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Jumat (13/5) sekitar pukul 11.30 WIB.
Namun, berdasarkan hasil pengecekan langsung dan interogasi saksi di tempat kejadian, pihak kepolisian menegaskan belum menemukan petunjuk atau bukti otentik yang mengarah pada tindakan pelecehan seksual sebagaimana narasi yang viral di media sosial.
“Hasil yang didapat dari keterangan saksi-saksi, benar terdapat kejadian yang melibatkan tiga orang laki-laki dan dua orang perempuan sebagaimana terlihat dalam video,” kata Kapolsek Didin setelah memimpin langsung pengecekan lokasi, Rabu (20/5/2026).
AKP Didin menerangkan, berdasarkan rekaman video, tiga pria yang berboncengan satu sepeda motor tampak berada di sebuah gang sempit kawasan permukiman yang sepi. Pergerakan mereka dihalangi oleh seorang pemotor wanita yang mengejar dan berteriak “maling” untuk meminta bantuan warga sebelum ketiga pria tersebut melarikan diri.
Dari keterangan saksi kunci di lokasi berinisial R, wanita di dalam video tersebut justru mengaku bahwa dirinya merupakan korban tindak pidana pencurian telepon seluler (HP), bukan pelecehan seksual. Pelaku memanfaatkan situasi jalan sepi untuk merampas ponsel dari saku baju korban.
“Saksi R bertanya ke kedua perempuan tersebut ‘kenapa Neng’, dijawab ‘A, lihat 3 orang laki-laki bawa motor lewat sini gak? Dia ambil HP saya di saku baju’, sambil tetap di atas motor yang melaju mengejar pelaku,” jelas Kapolsek Bogor Barat menjabarkan fakta di lapangan.
Hingga saat ini, pihak berwajib menegaskan bahwa narasi mengenai pelecehan seksual tidak terbukti karena seluruh keterangan saksi merujuk kuat pada dugaan aksi penjambretan.
Polsek Bogor Barat juga mengonfirmasi bahwa hingga kini belum menerima laporan resmi secara tertulis dari pihak korban.
Meskipun belum ada laporan resmi dari korban yang identitasnya masih ditelusuri, Polsek Bogor Barat tetap mengambil langkah proaktif. Identitas ketiga pria yang melarikan diri menggunakan sepeda motor tersebut kini sudah masuk dalam proses penyelidikan intensif tim opsnal kepolisian.
“Setelah dicek, tim piket kemarin sama SPK belum ada laporan ke Polsek. Tapi lagi ditelusuri ke TKP sama Binmas. Korban belum diketahui. Pelaku dalam penyelidikan,” pungkas Didin.(red)