Redaksi
Minggu, 05 Juli 2026 | 14:19 WIB
YOGYAKARTA | WALIMEDIA.ID - Kepolisian Resor Surakarta kini tengah melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku yang tega meninggalkan bayi di toilet Kereta Api (KA) Sancaka 84B relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng.
Sebelumnya, viral di media sosial penemuan bayi di KA Sancaka oleh petugas saat kereta belum lama diberangkatkan dari Stasiun Yogyakarta pada Sabtu pagi, 4 Juli 2026.
Kasus penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki itu kini dalam penanganan Satreskrim Polresta Surakarta bersama dengan Unit Reskrim Polsek Banjarsari.
Olah TKP hingga Penelusuran CCTV
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kapolsek Banjarsari Kompol Harno mengungkapkan bahwa serangkaian penyelidikan untuk mengungkap terduga pelaku sedang berjalan.
“Serangkaian penyelidikan masih dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, penelusuran rekaman CCTV, hingga berkoordinasi dengan pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk mengungkap pelaku,” ucap Harno dalam keterangannya, dikutip pada Minggu, 5 Juli 2026.
Sementara bayi yang ditinggalkan di toilet, sudah ditangani oleh tim medis untuk memastikan kondisi kesehatannya.
“Saat ini bayi tersebut telah mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Surakarta, untuk menjamin keselamatan dan kesehatannya,” sambungnya.
Polisi juga terbuka pada informasi yang berasal dari masyarakat mengenai terduga pelaku.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada kepolisian,” lanjutnya.
“Informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan guna membantu proses penyelidikan sehingga pelaku dapat segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambah Harno.
Kronologi Penemuan Bayi di Toilet KA Sancaka
Petugas menemukan bayi di toilet KA Sancaka sekitar pukul 07.20 WIB dan langsung dievakuasi saat kereta tiba di Stasiun Solo Balapan.
“Petugas di atas KA menemukan seorang bayi di toilet kereta eksekutif 3 dan temuan langsung dilaporkan dan berkoordinasi ke Pusat Pengendalian Pelayanan Stasiun Solo Balapan,” ucap Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.
Bayi tersebut kemudian diserahkan ke Pos Kesehatan Stasiun Solo Balapan sekitar pukul 07.30 WIB dan KA Sancaka kembali melanjutkan perjalanan pukul 07.33 WIB.
Feni menegaskan bahwa KAI Daop 6 Yogyakarta akan mendukung proses pengungkapan terduga pelaku sesuai prosedur.(red)