Logo BeritaKini
bolt Terkini
NASIONAL

JK Siap Kontribusi Bangun Pembangkit Listrik 2000 Megawatt

R

Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:36 WIB

JK Siap Kontribusi Bangun Pembangkit Listrik 2000 Megawatt


JAKARTA | WALIMEDIA.ID, - Mantan Wakil presiden Republik Indonesia (RI), Jusuf Kalla menyampaikan kesiapannya berkontribusi dalam pembangunan energi hijau berskala besar. Ia bersiap membangun pembangkit listrik berkekuatan 2000 megawatt.


Mantan Wakil presiden (wapres) periode 2014-2019 itu mengungkapkan kesiapannya saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresiden, Jakarta, Kamis (11 Juni 2026)


Dalam pertemuan tersebut, Jusuf Kalla (JK) dan Presiden Prabowo membahas upaya percepatan swasembada energi guna mendukung target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.


Kedatangan Kalla disambut langsung oleh Presiden Prabowo dengan hangat. Pertemuan ini terlaksana setelah Jusuf Kalla mengajukan permohonan waktu untuk bertemu sejak beberapa hari sebelumnya. Dalam pertemuan itu, Kalla turut didampingi putranya, Solichin Kalla, yang berkiprah di dunia usaha.


"Untuk meningkatkan energi, kemampuan energi di Indonesia yang kita kenal itu swasembada energi. Kita siap. Kita sudah membangun 1.500 megawatt PLTA. Ini kita siap membangun lagi 2.000 megawatt termasuk juga PLTG," ujar JK saat didampingi putranya, Solichin Kalla.


JK menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen membutuhkan dukungan energi yang kuat, dan Presiden Prabowo menyetujui percepatan pembangunan energi nasional, khususnya energi hijau.


"Karena itu Bapak Presiden setuju untuk segera kita bangun energi nasional, khususnya green energy, untuk menjadi bagian dari pembangunan nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang disampaikan oleh Bapak Presiden sampai 8%, yang sekarang 5-6%. Karena itu butuh energi yang kuat seperti itu," katanya.


Selain isu energi, Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa pertemuan juga menyinggung situasi perdamaian di sejumlah negara.


"Seperti di Thailand, Afghanistan dan Paskistan. Itu yang kita bicarakan tadi seperti itu," ungkapnya.


Pertemuan ini menjadi bagian dari komunikasi dan silaturahmi antara pemimpin negara dengan tokoh nasional dan kalangan pengusaha. 


Presiden Prabowo terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen bangsa guna memperkuat persatuan, mempererat kolaborasi, dan mendorong kontribusi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan nasional serta kemajuan Indonesia.(red)


Bagikan Berita Ini