BANDUNG | WALIMEDIA.ID -Pemerintah Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan yang dinilai memiliki pola terorganisir dan mengancam stabilitas keamanan kota.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena aksi kriminal seperti begal yang diduga tidak berdiri sendiri.
“Saya khawatir ini bukan sekadar kriminal biasa, tetapi ada pola yang mengarah pada upaya menciptakan rasa tidak aman di masyarakat,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Senin, 4 Mei 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut harus diantisipasi secara serius melalui penguatan koordinasi lintas sektor, terutama dengan aparat kepolisian.
Pemkot Bandung, lanjut Farhan, telah menjalin sinergi erat dengan pihak kepolisian untuk melakukan langkah pencegahan dan penindakan secara terukur.
Selain itu, pendekatan berbasis masyarakat seperti penguatan siskamling juga terus didorong sebagai bagian dari sistem keamanan lingkungan.
“Kita ingin memastikan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan aktif melaporkan jika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kota Bandung optimistis stabilitas keamanan dapat terus terjaga di tengah berbagai dinamika yang berkembang. (red)
Bank bjb Kembali Gandeng Kerjasama dengan Persib Bandung Bawa Semangat Kebersamaan
BAZNAS Salurkan Bantuan Rp916.392.233 kepada 470 Penerima Manfaat
Oplos Gas Elpiji, Pelaku Rugikan Negara Rp1,5 M
Ekosistem Pengelolaan Sampah Sukamiskin Tuntaskan 70 Persen Timbulan di Tingkat Kelurahan
Meriahnya Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke 81 di Padasuka, Pentas Karang Taruna Jadi Sorotan
Dukung jurnalisme independen kami dengan memindai kode QRIS di bawah ini melalui aplikasi e-wallet atau m-banking kesayangan Anda.
Terima kasih banyak atas apresiasi & dukungan Anda!